Book Fair Tingkat Nasional Maret

Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Banjarbaru Hj Nurlianie Dardie mengaku, saai ini ia sudah pegang rekomendasi Nomor 030/0237-DPPKAD/2013 untuk pemakaian Lapangan Murjani dalam kegiatan Book Fair Tingkat Nasional Maret mendatang. “Semoga tidak ada perubahan atau halangan lagi. Makanya rekomendasi ini sangat saya pegang agar semua konsisten dari pendukung baik masyarakat maupun Pemerintah Kota Banjarbaru,” tuturnya kepada penulis hirangputihhabang.wordpress.com, Rabu, (16/1), kemarin.

Kegiatan berskala Nasional itu kata Bunda Nunung, sapaan akrabnya, bakal menjadi kegiatan terbesar dan pertama kali di Kalsel pada 30 Maret hingga 7 April 2013. Berlokasi di Lapangan Murjani dengan menggunakan tenda roder built up ukuran 20m x 50m (1000 m2). Dan stand maksimal 60 buah dengan ukuran 3m x 3m.

“Kita sudah melakukan MoU oleh Wakil Walikota Ogi Fajar Nuzuli dengan IKAPI. Kemudian melakukan launching kegiatan tersebut tanggal 11 januari di Istora Senayan Jakarta pada acara Pesta Buku Murah dihadapan ratusan penerbit pada pesta buku murah. Alahamdulillah sudah 50 penerbit yang menyatakan keikutsertaannya. Nah, kita mengusahakan semua ini agar jangan sampai kosong. Semua tim bekerja,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan tersebut katanya telah mendapat sambutan positif dari rekan dan para sahabatnya ketiga memposting di jejaring sosial facebook. Dan kemarin juga, ia telah melakukan sosialisasi saat menghadiri undangan rutin Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA-MA se-Kota Banjarbaru sekaligus mensosialisasikan minat baca serta keikutsertaan dalam Book Fair Tingkat Nasional.

“Saya ingin merubah paradigma bahwa perpustakaan itu membosankan. Saya ingin menjadikan perpustakaan tak hanya sebagai tempat buku-buku tetapi tempat berkumpulnya, para pemikir, para intelektual untuk mendiskusikan berbagaui keperluan. Dan ini sebagai upaya pendukung. Pada Jumat malam nanti, kita sudah persilakan para seniman maupun pemerhati sosial memakai aula Pustarda untuk melakukan diskusi,” paparnya.

Senada dengan Bunda Nunung, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Drs Ahmadi Arsyad mengaku sangat mendukung kegaitan Book Fair Tingkat Nasional itu. Tersebab, nantinya yang akan banyak buku-buku yang ditampilkan para penerbit senusantara. “Dunia buku dengan pendidikan itu sangat berkaitan erat. Yang mana Disdik tak hanya menaungi sekolah formal, tetapi non-formal juga,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat umum bisa suport. “Ini akan sangat membantu memperluas wawasan dan hiburan berbeda. Mungkin kali kita akan banyak dapat segala jenis buku yang bahkan tidak pernah kita temukan di perpustakaan. Segala jenis buku pengayaan, fiksi dan non fiksi, dan tentunya langsung dari sang penerbitnya,” pungkasnya.

Blog Sebagai Media Pariwisata

Para blogger dari berbagai benua berkumpul pada acara Aruh Blogger 2012 bertempat di aula utama asrama haji landasan ulin Banjarbaru Kalsel

Para blogger dari berbagai benua berkumpul pada acara Aruh Blogger 2012 bertempat di aula utama asrama haji landasan ulin Banjarbaru Kalsel

Hari kedua penyelenggaraan Aruh Blogger 2012 yang dilaksanakan 18-19 Februari 2012 di Asrama Haji Jalan A Yani Km 28 Landasan Ulin Banjarbaru begitu berlangsung meriah. Dalam kesempatan ini, Acep Syarifudin selaku perwakilan dari internet sehat Internet and Communication Technologi Watch (ICT Watch) memberikan penghargaan sekaligus menghsahkan dua orang blogger sebagai duta internet sehat dari Kalimantan Selatan. Adalah M Saadillah dan Zurriyati Rosyidah. “Berarti dengan adanya ini motivasi kita agar selalu menggunakan media internet sehat. Tentunya memaksimalkan akses dunia maya kepada hal yang berdampak positif terhadap kita pribadi dan sosial pada umumnya,” ungkap gadis yang akrab disapa Sisy.

Para peserta juga diberikan pengetahuan tentang Internet Marketing oleh Fajri Hidayat dari Borneo Smart Center. “Kita ingin mengajak para blogger dan peselancar dunia maya bahwa internet merupakan salah satu pekerjaan. Artinya, kita bisa jadikan internet sebagai ladang uang,” jelasnya ketika memberikan materi. Seniman yang juga budayawan Kalsel Sirajul Huda kali ini berkesempatan memberikan pengetahuan keada peserta yang berhadir tentang budaya Kalimantan Selatan pada umumnya. Diantaranya pengetahuan tentang sejarah Kerajaan Banjar, tradisi baayun maulid, dan lain-lain.

Yang menarik, dalam perhelatan kali ini, Secara dadakan Aruh Blogger 2012 oleh KKB didatangi seorang blogger asal Hungaria yang kebetulan sedang traveling di Kalsel. Ketua Panitia Pelaksana sekaligus ketua umum Komunitas Kayuh Baimbai Harie Insani Putra didampingi admin Kalimantanku.blogspot.com Anas mengharapkan, KKB bisa menjadi sebagai salah satu media yang berperan aktif dalam promo pariwisata di Kalimantan selatan. “Para Blogger diharapkan bisa kritis dalam menganalisis pemasaran di pariwisata. Karena, pengelolalan pemerintah dalam sektor pariwisata tidak maksimal,” pungkasnya. Diakhir acara diumumkan para pemenang lomba fotografi tema Human Interest. Sebagai juara pertama, Maqdis Mutia dari Banjarmasin. Juara kedua, Fauzan R dari Martapura. Dan juara ketiga, Hary Muhammad dari Banjarmasin.

Aruh Blogger 2012 Dibuka langsung oleh Wakil Walikota

Dengan mengusung tema Ruhui Rakat sabarataan, Komunitas Kayuh Baimbai (KKB) telah menggelar Aruh Blogger 2012 di Asrama Haji Jalan A Yani Km 28 Landasan Ulin Banjarbaru, Sabtu, (18/2) tadi malam. “Aruh Blogger kali ini merupakanb yang kedua. Yang pertama telah dilaksanakan pada tahun 2009,” ujar Harie Insani Putra selaku Ketua KKB sekaligus ketua panitia pelaksana ketika memberikan sambutan.

Dikatakannya, Aruh Blogger kali ini sengaja dilaksanakan di Kota Banjarbaru. Sebab, dulunya KKB didirikan di Banjarbaru oleh orang-orang yang tinggal di Banjarbaru pula. “Jadi seperti menjiarahi pendirian KKB waktu itu,” tutur Harie. Laluj, mengapa tema yang diusung Ruhui Rakat Sabanua? Ia menjawab karena ingin mengupayakan antar sesama blogger bisa rukun. “Bagaimana kita bisa saling menjaga silaturahmi kalau tidak saling bertatap muka. Jangan sampai karena keseringan on-line sehingga jarang sekali bertemu,” tambahnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah berhadir. “Terutama yang jauh-jauh dari pulau Kalimantan. Seperti Ambon, Makassar, Surabaya, dan Sidoarjo,” ungkapnya.

Acara dibuka resmi oleh Wakil Walikota Banjarbaru Ogi Fajar Nuzuli. “Saya piker dengan adanya Fb maka berakhirlah era blogger. Ternyata tidak. Blogger masih bertahan “Saya berharap semoga komunitas blogger kayuh baimbai semakin tumbuh dan tetap eksis,” pungkasnya. Acara pun berlangsung dengan suguhan Tari Radap Rahayu oleh Selendang Mayang. Para peserta pun di manjakan dengan pameran foto. Hari ini, Aruh Blogger berlangsung dengan berbagai talkshow seperti internet marketing, pelatihan internet sehat, pelatihan jurnalistik, dan masih banyak lagi. “Saya ingin seluruh masyarakat bisa datang menghadiri acara ini. Karena terbuka untuk umum. Dan free alias gratis,” pungkasnya.