Jelaskan Undang-Undang APN

 Walikota Banjarbaru HM. Ruzaidin Noor didampingi Wakil Walikota Banjarbaru H Ogi Fajar Nuzuli serta Plh Sekdako Banjarbaru Dr H Burhanuddin SE MSi menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi kelembagaan Dewan Pengurus KORPRI Kota Banjarbaru, Senin, (17/2), di Aula Gawi Sabarataan Kota Banjarbaru, kemarin.

Dalam sambutannya Walikota menyampaikan, terkait peningkatan wawasan pegawai sehubungan dengan undang-undang ASN (Aparatur Sipil Negara), maka posisi dan kedudukan KORPRI dengan adanya undang-undang ASN ini diberlakukan.

“Kita harapkan penguatan organisasi KORPRI diseluruh SKPD, terhadap semua pengurus KORPRI, baik itu di SKPD, maupun kelurahan dan kecamatan,” ujarnya.

Selain itu, menilai sosialisasi kelembagaan diharapkan menjadi dasar bagi anggota KORPRI untuk dapat melakukan pelayanan optimal kepada  masyarakat, sehingga secara otomatis pegawai negeri sipil telah menjalankan tugas pelayanan sebagai abdi masyarakat, negara, dan pemerintah, sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang 1945.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan tambahan wawasan dan panutan kepada seluruh anggota korpri dan juga bagi masyarakat  pada umumnya, dengan peningkatan kinerja yang optimal kedepannya,” katanya.

Walikota menjelaskan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014  Tentang Aparatur Sipil Negara, agar melakukan perencanaan kinerja yang dilaporkan kepada masing-masing pimpinan SKPD, dan apabila pegawai tersebut tidak sanggup memenuhi sasaran kerja yang dicapai maka bisa mengundurkan diri dari jabatannya, poin penting pada pasal 77 ayat (6) PNS yang penilaian kinerjanya tidak mencapai target kinerja dikenakan sanksi administrasi sampai dengan pemberhentian sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“PNS sebagaimana dimaksud merupakan Pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai tetap oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dan memiliki nomor induk pegawai secara nasional. Adapun PPPK merupakan Pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) sesuai dengan kebutuhan Instansi Pemerintah dan ketentuan Undang-Undang ASN. Jadi Pegawai ASN berkedudukan sebagai unsur aparatur negara, yang melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan Instansi Pemerintah, harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu Walikota Banjarbaru menyerahkan tali asih kepada anggota KORPRI yang telah memasuki purna tugas, didampingi Wakil Walikota dan Plh Sekdako Banjarbaru.

Wagub Resmi Buka Book Fair

ananda_suasana book fair di lapangan urjani banjarbaru3Banjarbaru Book Fair (BBF) resmi dibula oleh Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan, Sabtu, (30/3), kemarin. Pameran buku terbesar se kalsel ini dilaksanakan dari tanggal 30 Maret 2013 sampai dengan 7 April 2013. Pembukaan tersebut juga dihadiri Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor, Sekretaris Umum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Husni Syawi, dan sejumlah took penulis Banjarbaru.

Sekretaris Umum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Husni Syawi mengatakan, adanya event buku terbesar yang diselenggarakan di Kalsel ini diharapkan mampu mengembangkan minta baca. Tak hanya itu, ia juga berharap keberadaan BBF bisa menjadi penghargaan tersendiri bagi pemerindah dan masyarkat yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.

ananda_suasana book fair di lapangan urjani banjarbaru“Kegiatan yang meriah selain sebagai ajang untuk menambah wawasan juga sebagai perwujudan untuk mengembangkan minat baca serta wawasan. Saya berharap Banjarbaru mampu menjadi pioneer dan inspirasi bagi daerah lainnnya,” tutur Husni.

Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Banjarbaru Hj Nyuliani Dardie mengaku senang sekali kegiatan tersebut telah dibuka dengan meriah dan lancar. “Ini sebagai lanjutan darui kegiatan Banjarbaru Membaca yang menghadirkan Duta Baca Nasional Andy F Noya (Presenter Kick Andy!) tahun lalu. Di BBF 2013 ini juga digelar kegiatan hiburan seperti seni budaya dan lomba band,” ungkap Nunung, sapaan akrabnya.

ananda_suasana book fair di lapangan urjani banjarbaru6Selain itu juga, BBF diselingi dengan kegiatan seperti seminar dan workshop tentang penulis dan buku. Jika tak ada aral melintang, sejumlah artis dan penulis ibukota juga akan dating di akhir-akhir kegiatan. Termasuk artis dan bintang sinetron Asmirandah.

Book Fair Tingkat Nasional Maret

Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Banjarbaru Hj Nurlianie Dardie mengaku, saai ini ia sudah pegang rekomendasi Nomor 030/0237-DPPKAD/2013 untuk pemakaian Lapangan Murjani dalam kegiatan Book Fair Tingkat Nasional Maret mendatang. “Semoga tidak ada perubahan atau halangan lagi. Makanya rekomendasi ini sangat saya pegang agar semua konsisten dari pendukung baik masyarakat maupun Pemerintah Kota Banjarbaru,” tuturnya kepada penulis hirangputihhabang.wordpress.com, Rabu, (16/1), kemarin.

Kegiatan berskala Nasional itu kata Bunda Nunung, sapaan akrabnya, bakal menjadi kegiatan terbesar dan pertama kali di Kalsel pada 30 Maret hingga 7 April 2013. Berlokasi di Lapangan Murjani dengan menggunakan tenda roder built up ukuran 20m x 50m (1000 m2). Dan stand maksimal 60 buah dengan ukuran 3m x 3m.

“Kita sudah melakukan MoU oleh Wakil Walikota Ogi Fajar Nuzuli dengan IKAPI. Kemudian melakukan launching kegiatan tersebut tanggal 11 januari di Istora Senayan Jakarta pada acara Pesta Buku Murah dihadapan ratusan penerbit pada pesta buku murah. Alahamdulillah sudah 50 penerbit yang menyatakan keikutsertaannya. Nah, kita mengusahakan semua ini agar jangan sampai kosong. Semua tim bekerja,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan tersebut katanya telah mendapat sambutan positif dari rekan dan para sahabatnya ketiga memposting di jejaring sosial facebook. Dan kemarin juga, ia telah melakukan sosialisasi saat menghadiri undangan rutin Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA-MA se-Kota Banjarbaru sekaligus mensosialisasikan minat baca serta keikutsertaan dalam Book Fair Tingkat Nasional.

“Saya ingin merubah paradigma bahwa perpustakaan itu membosankan. Saya ingin menjadikan perpustakaan tak hanya sebagai tempat buku-buku tetapi tempat berkumpulnya, para pemikir, para intelektual untuk mendiskusikan berbagaui keperluan. Dan ini sebagai upaya pendukung. Pada Jumat malam nanti, kita sudah persilakan para seniman maupun pemerhati sosial memakai aula Pustarda untuk melakukan diskusi,” paparnya.

Senada dengan Bunda Nunung, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Drs Ahmadi Arsyad mengaku sangat mendukung kegaitan Book Fair Tingkat Nasional itu. Tersebab, nantinya yang akan banyak buku-buku yang ditampilkan para penerbit senusantara. “Dunia buku dengan pendidikan itu sangat berkaitan erat. Yang mana Disdik tak hanya menaungi sekolah formal, tetapi non-formal juga,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat umum bisa suport. “Ini akan sangat membantu memperluas wawasan dan hiburan berbeda. Mungkin kali kita akan banyak dapat segala jenis buku yang bahkan tidak pernah kita temukan di perpustakaan. Segala jenis buku pengayaan, fiksi dan non fiksi, dan tentunya langsung dari sang penerbitnya,” pungkasnya.

Warnet Pun Sering Jadi Tempat Mesum

OLYMPUS DIGITAL CAMERATak hanya kamar kost yang rawan akan perbuatan pasangan mesum. Tapi sejumlah warnet juga disinyalir sebagai penyalahgunaan tempat atas perbuatan yang tidak patut ditiruini.

Rhajudin salah seorang pemilik warnet di Jalan Panglima Batur Banjarbaru kepada penulis hirangputihhabang.wordpress.com menuturkan,sejak akhir tahun lalu, pihaknya bersama pengelola telah memakai CCTV guna menghindari perlakuan yangtidak pantas bagi si pengguna warnet. “Kita meletakkan CCTV itu di sudut ruangan. Jadi tidak melihat langsung apa yang mereka akses. Hanya gerak-gerik para pengguna saja. Jadi menurut saya, demi keamanan itu hal yang wajar,” katanya, Selasa, (8/1), kemarin.

Sementara itu di lain tempat, tidak sedikit juga warnet yang justru sangat tertutup. Pengelola warnet mengaku hanya untuk memaksimalkan tempat yang sempit. “Memang sengaja desainnya seperti itu agar bisa buat box lebih banyak. Kalau untuk antisipasi keamanan kita sudah memasang peringatan di dinding-dinding dan memberikan ancaman. Kalau memang ketahuan dan ke pergok berbuat mesum di box, maka kita tak segan mengusir bahkan melaporkan ke pihak yang berwajib,” tegasnya Andi, yang bekerja sebagai opertor di salah satu warnet Jl A Yani Km 35.

Tahun Berganti Puisi Tak Berganti

Poetry in Action

???????????????????????????????Ada yang berbeda pada gelaran acara Poetry in Action. Meski rinai hujan tak hentinya membasahi ruas-ruas jalanan di Kota Banjarbaru, para pegiat seni maupun penikmat puisi tetap bertahan dan kunjung berdatangan ke panggung bundar Mingguraya, Jumat, (28/12), kemarin malam.

Kegiatan rutin itu dihiasi dengan kolaborasi musik dan penampilan apik dari Mingguraya Live Musik dikoordinatori oleh Amax. “Saya rasa sastra dengan musik itu erat hubungannya. Jadi ini bukanlah hal yang baru, Hanya saja kita baru memulai untuk menggabungkannya malam ini,” ujarnya kepada Media Kalimantan.

???????????????????????????????Beberapa penampil puisi di antaranya, Rizqie Muhaamad Al Fajar, Raji Leonardo, Xlima talenta Randjiwa, Sanggar Ar-Rumi STAi Darussalam Martapura, dan sejumlah rekan dari Dewan Kesenian Banjarbaru. Sedangkan beberapa tokoh yang berhadir ada Dewa Pahuluan, Radius Ardanias Hadariah, Harie Insani Putra, dan lainnya.

Beberapa grup musik juga turut menampilkan beberapa musikalisasi puisi menyarakan suara-suara mereka memandang tataran sosial kehidupan dan menyuarakan nasionalis sebagai masayrakat berbangsa di Indonesia.

HE Benyamine selaku panitia dalam kegiatan ini memaparkan, tema “Tahun Berganti Puisi tak Terganti” erat maknanya dengan kenangan indah dan pahit yang mungkin tetap terbawa ke tahun berikutnya. “Tahun 2012 berganti, tapi puisi tak terganti. Jadi puisi-puisi yang sudah kita suarakan adalah puisi yang tak terganti di tahun selanjutnya. Puisi ada dan pada detik-detik waktu di tahun selanjutnya. Seperti Plato bilang, At the touch of love everyone becomes a poet,” ujarnya mengutip.

ananda_poetry in action tahun berakhir puisi tak pernah berakhirTerselenggaranya kegiatan tersebut juga tak lepas dari dukungan serta donasi beberapa pihak. Di antaranya Ketua Dewan Keseneian Kota Banjarbaru yang juga Wakil Walikota Banjarbaru Ogi Fajar Nuzuli, Dewa Pahuluan (Fitri Zamzam), Radius Ardanias Hadariah, Kalsum Belgis, Radius Ardanias Hadariah, HR Budiman serta penyumbang hadiah buku Fahrurraji Asmuni, Sabhan Saberi Syukur, dan Micky Hidayat atau nama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Banjarmasin serta berbagai pihak yang terlibat hingga terlaksananya acara.

AIDS Dalam Kacamata Mahasiswa

Setiap 1 Desember, seluruh dunia memperingati hari AIDS sedunia. Artinya, hari tersebut adalah dimana masyarakat dunia diajak untuk membuka mata selebar mungkin akan bahayanya AIDS yang diawali dari virus HIV. Seiring dengan itu pula, semua masyarakat dunia harus menyadari bahwa HIV AIDS salah satu penyakit yang berawal dari ketidaksadaran akan aktivitas dan rutinitas yang dilakukan bisa berujung pada kematian. Serta peringatan yang memberi penyadaran bahwa saat ini sudah diseluruh bagian Negara di dunia ini tersebar virus HIV AIDS.

Lalu bagaimana dengan sobat kampus para mahasiswa dan mahasiswi yang pada umumnya memang akrab denan isitlah pergaulan bebas? Dalam hal ini, beberapa fakultas dan perkumpulan mahasiswa juga sering kita temui memperingati hari AIDS dengan kampanye, aksi damai disertai orasi-orasi penegahan.

Sebagian besar peneliti juga menyampaikan pemahaman seputar penyakit AIDS. Hal tersebut bertujuan untuk memberkan wawasan kepada masyarakat tentang bahayanya penyakit HIV AIDS. Kemudian, sekumpulan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). Menghilangkan stigma negatif dan diskriminasi terhadap mereka, begitulah adanya.

Berdasarkan pendapat para ahli dan peneliti, HIV/AIDS telah divonis sebagai penyakit yang berbahaya dari segala jenis penyakit. Hal itu lantaran AIDS yang bisa menyebabkan kematian itu sampai sekarang belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkannya. Terakdang pemahaman kebanyakan orang masih keliru tentang HIV/AIDS. Justru dewasa ini masyarat menganggap masalah HIV/AIDS dianggap hanya masalah bagi mereka yang mempunyai perilaku seks yang menyimpang. HIV/AIDS acapkali dihubungkan dengan masalah mereka yang dinilai tidak bermoral, pendosa dan sebagainya. Padahal situasi demikian justru hanya akan memperburuk dan memperparah keadaan karena persoalan penyakit ini yang sebenarnya tidak sesederhana itu. Lalu bagaimana dengan sobat kampus sekalian, sampai mana kalian mengetahui tentang AIDS?

Tips mencegah HIV – AIDS

 

1. Hindari Kontak dengan Darah yang terinfeksi HIV Cara yang paling umum untuk menularkan HIV adalah melalui kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi HIV. Transfusi, atau kontak dengan luka, dapat menyebabkan virus menyebar dari satu orang ke orang lain. Transmisi dengan darah dapat dengan mudah dihindari melalui tes darah dan menghindari kontak dengan luka jika seseorang positif terinfeksi HIV, jika Anda harus berurusan dengan luka dari pengidap HIV/ AIDS, pastikan untuk memakai pakaian pelindung seperti sarung tangan karet.

 

2. Hati-hati dengan Jarum suntik dan peralatan Bedah Obat infus, jarum suntik dan peralatan tato dapat menjadi sumber infeksi HIV. Jarum tato senjata,, dan pisau cukur adalah alat yang berpaparan langsung dengan darah orang yang terinfeksi. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika menggunakan jarum dan peralatan bedah:

* Jangan menggunakan kembali Alat suntik sekali pakai.

* Bersihkan dan cuci peralatan bedah sebelum menggunakannya.

* Jika Anda ingin tato, pastikan itu dilakukan oleh sebuah toko tato bersih dan sanitasi.

* Hindari penggunaan obat-obat terlarang dan zat yang dikendalikan intravena.

 

3. Gunakan Kondom Cara lain untuk penularan HIV adalah melalui kontak seksual tidak terlindungi. kondom adalah baris pertama pertahanan Anda untuk menghindari terinfeksi HIV. Hal ini sangat penting untuk menggunakan kondom saat berhubungan seks, tidak hanya akan mengurangi kemungkinan terinfeksi HIV, tetapi juga dapat melindungi diri dari infeksi menular seksual lainnya. kondom Lateks adalah yang terbaik, tetapi Anda juga dapat menggunakan kondom polyurethane. Jangan menggunakannya kembali dan pastikan bahwa tidak ada yang rusak di hambatan saat menggunakannya.

 

4. Hindari Seks Bebas HIV dan AIDS yang lebih lazim untuk orang dengan banyak pasangan seksual. Jika Anda hanya memiliki satu pasangan seksual, Anda secara dramatis dapat meminimalkan kemungkinan tertular HIV atau mendapatkan AIDS. Namun itu tidak berarti bahwa Anda dapat berhenti menggunakan kondom, Anda masih harus melakukan seks dilindungi bahkan jika Anda setia pada pasangan seksual Anda. (ananda/net)