PPP Sepi Pendaftar

DPD PPP Kota Banjarbaru yang terletak di Jl A Yani Km 34 tampak sepi. Padahal kemarin adalah hari terakhir pendaftaran bakal calon Walikota Banjarbaru.

Tak satupun nama pelamar bakal calon Walikota Banjarbaru datang mengajukan berkas lamarannya ke pengurus DPD PPP Banjarbaru.

Petugas sekretariat DPD Kota Banjarbaru Purba Sari mengatakan, sejak pembukaan pendaftaran bakal calon Wali Kota Banjarbaru mulai Senin (19/1) hingga Jumat (23/1), kemarin, belum ada satu pun nama pendaftar bakal calon yang masuk.

“Hari ini penutupan waktu pendaftaran gelombang kedua bakal calon wali kota dan belum ada satu pun nama bakal calon yang mendaftarkan diri,” katanya. Ia mengaku belum tahu apakah nantinya pihak pengurus partai akan membuka kembali atau membiarkan tanpa ada calon dari PPP.

Kampanye Neraka

Baru saja saya menyaksikan sebuah program yang memang saya jadikan sebagai program talkshow terfavorit. Memang subjektif kesannya. Tak apa. Sang bintang tamu mengatakan, kita sedang berada dalam undangan promosi lokasi prostitusi moral. Yakni, kampanye Neraka.

Ibarat promosi, kita adalah manusia polos tanpa ilmu yang tidak mengetahui apa-apa, sedang dibawa oleh para malaikat menuju surga dan neraka. Di surgalah, kita diperlihatkan kedamaian, kesejahteraan, penuh ketenangan dan tentram. Lantas dibawalah kita untuk melihat neraka yang didalamnya dipertontonkan kegembiraan, pesta pora, kesenangan dan sejumlah hiburan. Yang diisi para pesohor-pesohor bintang dunia, cantik-cantik, glamaour dan penuh gairah. Sang malaikat pun bertanya. “Jika diminta memilih, anda pilih yang mana?” maka kita pun menjawab. “Neraka. Karena menggembirakan dan menyenangkan.” Lantas kembalilah kita di kehidupan nyata.

Singkatnya, tiba masa pemilihan tersebut. Sebagaimana yang telah dijanjikan, maka dimasukkanlah kita ke dalam neraka. Tapi, alangkah terkejutnya kita dengan keadaan dan gambaran yang terjadi. Di dalam neraka, penuh dengan siksaan, orang-orang dibantai dan dibakar. Mereka yang memang tak bermolar digantung rambutnya. Disetrika punggungnya. Sampai mati dan dihidupkan lagi untuk disiksa. Mereka yang mengingkari janji dipotong lidahnya. Dipulihkan, lantas dipotong untuk ke sekian kalinya. Sampai mereka berucap tobat dan insyaf, namun apa daya. Sudah di dalam neraka. Maka kita pun melakukan pembelaan dengan bertanya kepada malaikat.

“Tuan Malaikat, bukankah neraka kemarin yang diperlihatkan tidak seperti ini?” lantas malaikat pun menjawab. “Kamu ini bagaimana. Kemarin, kan lagi kampanye. Promosi!”. Dan, apa lagi yang bisa kita perbuat.

Sebuah kelompok persaudaraan terbesar dunia pernah berucap, kebenaran yang kau dengar hari ini belum tentu menjadi kebenaran besok hari. Lantas, apa yang bisa kita percaya. Semua kembali kepada iman. Kepercayaan di dalam diri. Sebelum masuk neraka dan menyesal, alangkah baiknya kita bertafakur. Memikirkan baik dan buruk itu boleh, tapi terlalu membedakan bisa menjadi perpecahan. Alhasil, apa-apa yang kita janjikan tak semua bisa ditepati. Maka, berjanjilah sedikit saja, tapi berbuatlah kebaikan sebanyak-banyaknya. Tanpa harus menebar janji. Apalagi menjanjikan neraka.

KPU Banjarbaru Ikuti Bimbingan Teknis KPU Provinsi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata cara pemungutan, penghitungan dan Rekapitulasi Suara Pemilu Presiden dan wakil presiden tahun 2014 pada Jumat, (13/6) hingga Sabtu, (14/6) kemarin yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan Bimtek dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Kalimantan Selatan DR Samahuddin Muharram. Di hari pertama pelaksanaan dipaparkan terkait potensi permasalahan hukum yang ada pada penyelenggaraan Pilpres 2014. materi tersebut disampaikan oleh Komisioner KPU Prov Kalsel dari Divisi Hukum dan Pengawasan Hairiansyah MH.

“Dalam forum ini kita bahas mengenai sosialisasi Pilpres 2014 dan Sumber Daya Manusia (SDM) Penyelenggara Pemilu oleh Masyitah Umar, Penganggung jawab Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM KPU Provinsi Kalimantan Selatan. Bimtek Pemungutan, Perhitungan, dan Rekapitulasi Suara,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Sedangkan di hari kedua, pelaksanaan Bimtek disampaikan materi Pengisian formulir C1 dan D serta materi Simulasi Tata Cara Pengisian Formulir C1 yang masing-masing dibawakan oleh Riza Zihadi Sag MAP sebagai Komisioner KPU Prov Kalsel dan Muhammad Husni SIP dari Sekretariat KPU Provinsi Kalimantan Selatan.

Pasca pelaksanaan Bimtek Pemungutan, Perhitungan dan Rekapitulasi Suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 tersebut, Ketua KPU Kota Banjarbaru Husein Abdurahman menyampaikan bahwa KPU Kota Banjarbaru menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Bimtek tersebut.

“Bimbingan teknis ini akan meningkatkan kompetensi penyelenggara pemilu tingkat kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Potensi-potensi kesalahan yang mungkin terjadi pada sisi teknis penyelenggaraan pemilu, khususnya perhitungan dan rekapitulasi sudah dapat dikenali dan diantisipasi secara dini,” ingatnya.

Danlanud Ingatkan Anak Buah Agar Tak Terlibat Persoalan Politik

Tabur Bunga di Tugu Makam Pahlawan Syuhada Landasan Ulin BanjarbaruMenyeruaknya kasus Babinsa yang terlibat dalam pengarahan politik di wilayah Jawa, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Esron SB Sinaga peringatkan agar anak buahnya netral dan tidak terlibat dalam pergejolakan politik yang sedang terjadi.

“Mengingat dalam waktu dekat suhu politik saat semakin meningkat dengan akan dilaksanakannya Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, agar prajurit Koopsau beserta jajarannya untuk tetap memegang teguh komitmen Netralitas TNI, tidak terlibat dalam politik praktis, tingkatkan kewaspadaan dengan tetap berpegang teguh pada Saptamarga dan Sumpah Prajurit,” ujarnya saat menjadi inspektur upacara dalam rangka  melaksanakan upacara Hari Koopsau ke 63 Tahun 2014, Minggu, (15/6), di Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor, kemarin.

Upacara yang dilaksanakan di lapangan Apel Lanud Sjamsudin Noor tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Esron SB Sinaga SSos MA sebagai inspektur upacara dengan pasukan upacara terdiri dari Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Lanud Sjamsudin Noor.

Dalam sambutan Kasau yang dibacakan oleh Komandan Lanud SAM disebutkan, dalam usianya yang ke-63 ini, tentu menjadi upaya penggalian kembali meneladani semangat dan nilai-nilai kejuangan serta patriotisme yang telah ditunjukkan para pendahulu dan perintis Koopsau.

“Juga sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa dan pengorbanan mereka bagi kesinambungan tali sejarah masa lalu, masa kini dan masa depan,” katanya.

Disadari bahwa Koopsau selain masih dihadapkan dengan berbagai keterbatasan, sambungnya, prajurit dan PNS Koopsau harus memiliki kemauan, tekad dan komitmen yang kuat untuk dapat melaksanakan setiap tugas yang dipercayakan negara dan bertekad secara bersama-sama untuk dapat mewujudkan Koopsau sebagai Kotama Operasi yang professional.

“Sesuai dengan tema peringatan HUT Koopsau kali ini yaitu Dengan Dilandasi Semangat Abhibuthi Antarikshe dan Nilai-nilai Nasionalisme serta Patriotisme, Koopsau Siap Mewujudkan Keunggulan di Udara Guna Melindungi Kedaulatan dan Keutuhan Wilayah NKRI. Menjadi menjadi sumber inspirasi dan dapat diimplementasikan guna menghadapi tantangan tugas-tugas di masa depan,” pesanya.

Ia mengharapkan Koopsau mampu menempatkan keselamatan terbang dan kerja pada prioritas yang paling utama disetiap pelaksanaan tugas, guna meraih zero accident. Pihaknya juga melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi makam pahlawan, melalukan tabor bunga untuk mengenang jasa para pahlawan.

8 Anggota Dewan Tak Hadir

Rapat Paripurna Istimewa HUT Banjarbaru ke-14

Sebanyak 8 orang anggota dewan tak andil dalam rapat paripurna istimewa peringatan HUT ke 14 Kota Banjarbaru pada Sabtu (20/4) kemarin. Adalah H Fauzan Noor, Wakil Ketua Komis I H Bambang S Ronie, Gusriani, AR Iwansyah, Mahfudz, Ir H Agus Mulya Musin, Tafsir SPd, dan Joko Triono SH sebagai wakil ketua II di DPRD Kota Banjarbaru.

Dikonfirmasi perihal itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Drs H Arie Sophian Msi menjelaskan, sejumlah anggota dewan yang tak hadir dikarenakan sedang mengalami kegalauan dalam berpolitik apalagi menjelang pemilu ini. “Kita maklumi ini dan juga sejumlah anggota dewan sudah lapor ke saya atas ketidakhadirannya,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Disebutkannya, perihal tersebut erat kaitannya dengan isu dan kabar pindahnya beberapa kader partai ke partai yang lain. Ia juga menganalisis akan ada 5 orang anggota dewan yang berkemungkinan besar indah partai. “Namun kita jamin peristiwa ini tidak akan mengganggu kinerja dewan ke depan. Itu, kan hak masing-masing anggota dewan,” pungkasnya.

Dicari 30 Orang Panwaslu

Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Banjarbaru membuka kesempatan bagi semua pihak yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai calon Panwaslu Kecamatan di Kota Banjarbaru.

Ketua Panitia Penerimaan Calon Anggota Panwaslu Kecamatan Kota Banjarbaru Normadina SHut mengatakan, pandaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan berlaku di seluruh Kota Banjarbaru. “Waktu penerimaan pendaftaran dari tanggal 22 April sampai 27 April 2013 dari pukul 09.00 Wita dan ditutup pada 27 April 2013 pukul 13.00 Wita. Pendaftar langsung mengantarkan berkas pendaftaran di Sekretariat Panwaslu Kota Banjarbaru,” katanya, Sabtu (20/4) kemarin siang.

Menurutnya, setelah menerima berkas pendaftaran pihak panitia langsung melakukan pemeriksaan terhadap berkas tersebut, dan satu minggu kemudian diumumkan kelulusan administrasi para pendaftar calon Panwaslu Kecamatan.

“Pada tanggal 6 Mei 2013 dilaksanakan ujian tertulis, untuk tempat ujian memang belum ditetapkan,” terangnya.

Normadina menjelaskan, dari tes tertulis akan diambil enam orang di setiap kecamatan, karena di Kota Banjarbaru ada lima kecamatan maka total calon yang akan diambil dari tes tulis untuk mengikuti wawancara ini sebanyak 30 orang. “Dari wawancara diambil tiga orang di tiap kecamatan sehingga totalnya menjadi 15 orang,” katanya.

Adapun syarat untuk menjadi calon anggota Panwaslu Kecamatan sebut Normadina, antara lain, warga negara Indonesia, berusia paling rendah 25 tahun, mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur, dan adil. Memiliki kemampuan dana keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilu dan Pengawas Pemilu, berpendidikan paling rendah lulus SLTA/sederajat.

“Untuk lebih jelasnya para pendaftar bisa langsung mendatangi Kantor Panwaslu Kota Banjarbaru di Jalan Trikora,” ujar Normadina yang juga sebagai Anggota Panwaslu Kota Banjarbaru

Galau, Wakil Rakyat Pindah Partai

Anang Sirajudin (PKS) dan M Fauzan Noor (PD) Pindah Partai

Menjelang batas akhir pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) 22 April mendatang yang lalu, membuat 12 parpol peserta pemilu legislatif (pileg) 9 April 2014 di KPU Banjarbaru. Banyak Bacaleg yang galau soal nomor urut hingga ada anggota DPRD Banjarbaru yang pindah Partai.

Beredar kabar empat anggota DPRD setempat akan pindah perahu, mereka adalah Agus Mulya Husien, Emi Haridawati, Anang Sirajudin dan M Fauzan Noor. Menurut kabar tersebut, untuk Agus Mulya Husien akan menjadi Bacaleg Provinsi melalui Partai Gerindra (sebelumnya PBR), Emi Haridawati Bacaleg Banjarbaru Dapil Cempaka melalui PAN (sebelumnya PBR).

Sementara Anang Sirajudin yang saat ini anggota DPRD Fraksi PKS pada pileg mendatang pindah ke Partai Golkar Dapil Liang Anggang. Dan M Fauzan Noor yang juga anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat akan menyeberang ke Partai Gerindra Dapil Landasan Ulin.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Anang Sirajudin, yang bersangkutan menyikapi dengan bimbang. Ia justru menjawab belum berani terlalu jauh memutuskan. “Terpenting saat ini melengkapi berkas-berkas pencalegan lebih dahulu. Rencananya memang akan mencaleg ke Partai Golkar Nomor urut 5 Dapil Liang Anggang”, ungkapnya Selasa, (16/4), kemarin.

Meski demikian, ia belum lagi mengejukan surat pengunduran ke PKS sebab baik ke Fraksi maupun ke pimpinan PKS Banjarbaru. Ia pun mengakui dari awal bulan April tadi sudah tidak masuk kerja lagi di DPRD Banjarbaru. “Tapi belum tentu juga pindah ke Partai Golkar,” celetuknya.

Di sisi lain, M Fauzan Noor saat dikonfirmasi menuturkan, memang ada rencana pindah ke Partai Gerindra mengikuti ayahnya Sjahrani Mataja yang saat ini jadi dewan penasehat Partai Gerindra Kalsel. “Masih menunggu kabar dari Bapak, maunya baiknya pindah partai atau tidak,” katanya.

Dikonfirmasi perihal itu, Ketua DPW PKS Kalsel Ibnu Sina mengatakan perlu rasanya surat pemberhentian jika keputusan tersebut betul-betul sudah fix. “Yang bersangkutan tentu akan diberhentikan. Karena perlu surat pemberhentian supaya bisa nyaleg dipartai lain,” jelasnya.

Meski demikian, hingga saat ini ia mengakui belum ada satupun anggota dari partainya yang mengajukan penguduran diri.

Di lain tempat, Sekretaris DPC Partai Demokrat Banjarbaru Kardi Gunawan mengakui sudah menanyakan kepada yang bersangkutan tentang rencana mundurnya tersebut. “kami belum mnerima pengajuan pengunduran diri hingga hari ini sebagaimana rencana yang dijanjikan dijanjikan M Fauzan. Nah kita kurang tahu apakah kemungkinan langsung melalui ketua,” katanya.

Menurut Kardi, pihak sangat perlu surat pengunduran diri itu supaya punya pegangan kalau yang bersangkutan benar-benar mundur. “Kalau benar mundur kita sudah siapkan penggantinya,” ujarnya.