Ar-Rumi Rayakan Harlah di 2 Lokasi

Brosur Harlah 13 cx6.jpgMARTAPURA, hirangputihhabang Jika tak ada aral melintang, Sanggar Ar-Rumi STAI Darussalam Martapura akan melaksanakan perayaan hari lahir yang ke- 13 di dua lokasi yakni Q Mall Kota Banjarbaru dan Aula Kampus STAI Darussalam Martapura di Jalan Perwira, Tanjung Rema.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana Rajuk Rahman kepada penulis hirangputihahabang.wordpress.com. Dikatakannya, saat ini sedang menyiapkan berbagai macam persiapan tampilan di Q Mall yang dimulai pada sore Sabtu, (23/4), pukul 14.00 Wita hingga malamnya pukul 22.00 Wita.

“Jika pada perayaan harlah seblumnya kami menggelar sejumlah lomba, maka perayaan tahun ini sedikit berbeda. Dalam perayaan tersebut juga melibatkan sejumlah komunitas teater kampus dan pelajar andil dalam pementasan dan penampilan di panggung gratis. Dan juga acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Maka dari itu saya mengharapkan segala kalangan baik itu undangan fisik maupun undangan berantai bisa turut meramaikan perayaan ini,” ucapnya.

Sedangkan pada Rabu malam, (27/4), akan dilaksanakan perayaan puncak yang menampilkan sejumlah kesenian dari Ar-Rumi, Teaterikal Puisi, Hajir Marawis, Madihin Kontemporer, dan Teater Surealis berjudul Huda yang disutradarai oleh H Muhammad Ihsan.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan pertunjukan terbaik. Tak lupa kami turut mengundang semua pelaku dan penikmat seni se-Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Eksistensi Seniman Dipertaruhkan

Akhirnya kepengurusan Dewan Kesenian Kota Banjarbaru periode 2012-2017 resmi dilantik oleh Walikota Banjarbaru HM Ruzaidin Noor, Jumat, (10/8), di Aula Gawi Sabarataan, kemarin. Ketua Dewan Kesenian Kota Masih dilanjutkan oleh Ogi Fajar Nuzuli yang juga Wakil Walikota Banjarbaru.

Walikota Banjarbaru dalam sambutannya menuturkan, Pelantikan Pengurus Dewan Kesenian Kota Banjarbaru tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah kota kepada para seniman untuk mengapresiasi segala bentuk dan usaha dalam kekaryaan di Kota Banjarbaru. “Diharapkan lima tahun ke depan DKD Kota Banjarbaru bias eksis penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi tinggi untuk menggapai visi misi yang ditetapkan,” kata walikota.

Menurutnya, perlu adanya semangat dan pembaharuan dalam berkesenian.
“Karena kesenian juga menggambarkan kondisi masyarakat yang sebenarnya. Keberadaan DKD bias menjadi mitra pemerintah dalam memajukan kesenian dan kebudayaan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Harian Dewan Kesenian Provinsi M Syarifuddin R menyampaikan, otorisasi dan tujuan Dewan Kesenian Provinsi sendiri mempunyai kesamaan dengan visi dan misi tidak terkecuali para apresiasi kepada par seniman. “Hal ini sebagai upaya pembinaan dan pengembangan dalam pertumbuhan budaya masyarakat. Semooga dapat dirasakan manfaatnya. Tak hanya Banjarbaru tetapi juga Kalsel, Mari berkarya dan bekerja dalam ranah kesenian,” pungkasnya.

Sanggar Ar-Rumi STAI Darussalam Wakili Kalsel Ke Mataram

Usaha mereka dalam  menjaga eksistensinya di bidang kesenian Kalse memang terbilang tidak sia-sia. Nyatanya, pada Juli mendatang salah seorang anggota Sanggar Ar-Rumi, Bambang, akan bertolak ke Mataram, Nusa Tenggara Barat untuk menghadiri Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS). Itu setelah ia lolos seleksi Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) pada tanggal 7 Mei 2013 yang di selenggarakan di Kampus STKIP PGRI Banjarmasin.

Sebagai wadah berekspresi yang melahirkan bakat-bakat para mahasiswanya, Sanggar Ar-Rumi (selanjutnya disingkat SA) resmi berdiri pada 14 Januari 2003 atas prakarsa Budi Rahman, Ma’ruf M. Muzakkar, Madiansyah, Kasmani, dan Maisunah. Dukungan penuh pun mengalir dari Udien Adiest (alm) dan Azis Muslim. Sanggar Ar-Rumi mengalami pergantian ketua umum sebanyak 9 kali. Pada periode kepemimpinan sekarang yang diketuai oleh Rhajudin, lebih akrab disapa Udin. Berbagai agenda rutin dalam tiap tahun pun selalu dilaksanakan oleh SA, diantaranya Latihan Alam (Latal),  Musyawarah Besar, pementasan peringatan  (Hari Lahir) Harlah, napak tilas, dan buka puasa bersama. Dan baru saja pada tanggal 8 Mei kemarin, mereka menghibur masyarakat Kampung Suriyan, Pamatang Dana Kabupaten Banjar dengan naskah berjudul Pasukan Tengol. Dengan bawaan yang konyol dan ngocak abis.

“Dengan adanya SA ini, saya berharap kesenian dan kebudayaan daerah kita lebih dikenal para remaja dan pemuda Kal-Sel. Karena menurut saya saat ini kesenian daerah kurang dikenal dan pemerintah kabupaten cenderung berpihak kepada satu jenis kesenian saja,” ujar Ketua Umum, Rhajuddin. SA selalu menyambut dengan hangat bila ada kawan-kawan yang bertandang ke markasnya yang berada di Jl. Perwira komplek Pondok Pesantren Darussalam Martapura.

Idaman Dance Company Banjarbaru Persembahkan Sendratari

Sendratari Persembahan Idaman Dance Company Banjarbaru

Sendratari Persembahan Idaman Dance Company Banjarbaru

Desember kemarin, Idaman Dance Company Banjarbaru mempersembahkan Pertunjukan Sendra Tari, Sabtu malam, (24/12) di GOR Rudy Resnawan Jalan Trikora Banjarbaru.

Koreografer Isur Loeweng mengatakan, sendratari berjudul Kutuk ini terinspirasi dari cerita raden pengantin yang ada di wilayah pagat Barabai. “Saya mencopa mengkreografikannya dalam gerak tari,” tuturnya.

Selain sebagai seorang pegiat teater yang aktif dalam dunia kesenian, Ia juga mempunyai kemampuan yang mumpuni di bidang seni tari. “Ingin merubah dunia tari menjadi yang lebih mengesankan dan lebih menggeparkan,” ujarnya.

Acara yang kurang lebih berdurasi selam satu jam ini, setidaknya dihadiri oleh beberapa pejabat penting dikota Banjarbaru. Diantaranya, Walikota Banjarbary Ruzaidin Noor, Wakil Walikota Banjarbaru Ogi Fajar Nuzuli yang jua Ketua Dewan Kesenian Banjarbaru, Kapolres Kota Banjarbaru AKBP Budi Santoso, Sekda Banjarbaruy Syahriani Syahran, Camat Banjarbaru Timur Yannie Makkie, dan pejabat Banjarbaru lainnya.

Walikota Banjarbaru Ruzaidin Noor sekaligus pelingdung dari Idaman Dance Company Banjarbaru mengungkapkan, kegiatan seni seperti Sendaratari di Banjarbaru selama ini mati suri. “Nah, dengan adanya pagelaran malam ini, (kemarin, red) kesenian tari bisa lebih berkembang di Kota Banjarbaru,” katanya. Di samping itu, ia mngajak kepada para seniman dan budayawan di Banjarbaru agar bersatu untuk selalu mengembangkan kesenian dan kebudayaan di Banjarbaru.

Sekadar untuk diketahui, Idaman Dance Company Banjarbaru merupakan grup kesenian yang bersandar pada seni tari tradisi, kontemporer, dan modern dance. Pertama kali berdiri pada Oktober 2011 oleh Isuur Loeweng S beserta rekannya yang mempunyai kesepakatan dalam berkesenian. []